Pesona dan legendanya
Atraksi alam alam yang tidak kalah menarik adalah panorama Gunung Renjan.
Gunung yang tingginya 3,726 meter dpl ini mendominasi topografi Pulau Lombok dan menawarkan wisata alam yang cukup menantang. Ternyata, selain menyimpen pesona yang indah, rinjani juga memiliki cerita legenda yang dipercaya masyarakat sekitar.
Keeksotisan gunung ini sudah terasa saat anda menapak sepanjang jalan menanjak. Pada ketinggian sekitar 2000 meter dpl, pemandangan menakjubkan berupa segara anakan yang terbentuk dari kawah gunung berapi yang sangat besar (kaldera)..
Disinilah Anda dapat menebus rasa lelah dengan suguhan pemandangan eksotis setelah mendaki. Paduan antara permukaan antara permukaan danau yang membiru dengan dinding alam kerucut puncak Rinjani yang terletak di pinggir sebelah barat kaldera segara anakan, bagaikan lukisan alam yang tak terbandingkan. Tempat ini juga merupakan surge bagi para penggemar olah raga mincing. Sebari menikmati pesona alam dan suasana yang sangat berbeda, Anda bias leluasa memancing beberapa jenis ikan tawar.
Selain memiliki pesona yang luar biasa, Gunung Rinjani juga dianggap suci oleh masyarakat sekitar. Hal ini tak leplas dari adanya sebuah legenda penduduk lokal bahwa di puncak gunung tersebut, Dewi Rinjani diangkat oleh para jin dan makhlus halus menjadi ratu. Dewi Rinjani merupakan putri sakti seorang raja yang berkuasa di KerajaanTuan, tak jauh dari dari pelabuhan Lembar. Raja Tuan adalah seorang raja bijaksana yang memerintah bersama permaisurinya, dewi mas. Namun sang permaisuri tak kunjung memberikan keturunan seorang putra mahkota. Dengan seijin permaisuri, sang raja menikah putri cantik anak seorang patih kerajaan yang bernama Sanggar Tutul. Dan ketika permaisuri Dewi Mas hamil, sang Raja justru mengusirnya. Rupanya sang raja termakan hasutan istri mudanya yang khawatir sang raja akan berpaling darinya.
Singkat cerita, di sebuah gili (gugusan pulau) terasing, lahirlah sepasang anak kembar yang masing-masing dianugerahi keajaiban. Seorang bayi lahir beserta sebilah keris dan seorang bayi perempuan lahir beserta anak panah. Bayi laki-laki ini kemudian diberi nama Raden Nuna Putra Janjak dan bayi perempuan diberi nama Dewi Rinjani. Akhirnya, sang raja tersadar akan kekhilafannya dan bersatu kembali dengan keluarganya setelah menguji kesaktian kedua putra-putrinya.
No comments:
Post a Comment